November 23, 2016

Masyarakat Setempat Menjadi Bagian RER

Keberadaan Restorasi Ekosistem Riau (RER) mendapat perhatian dari masyarakat setempat di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang. Sebanyak 23 anak muda yang berasal dari Kecamatan Teluk Meranti menjadi kandidat untuk mengikuti ujian Mandor trainee RER di kantor RER Pangkalan Kerinci.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan masyarakat yang yang diadakan di awal tahun 2016 ketika RER melakukan sosialisasi terkait visi, misi, dan tujuan program ini serta menerima masukan penting dari warga agar RER membuka pelatihan keterampilan dan peluang kerja. RER mencari kandidat untuk posisi di tim Perlindungan Hutan yang bertugas melakukan pencegahan dan pengendalian terhadap perambahan hutan, pembalakan liar, kebakaran, dan perburuan spesies satwa liar yang dilindungi.

Tiap kandidat mengikuti tes psikologi standar, wawancara kerja, dan pemeriksaan kesehatan. Dari hasil tes tersebut, delapan kandidat terbaik dipilih menjadi anggota tim Perlindungan Hutan RER yang terdiri dari tiga orang dari desa Teluk Binjai, dua dari Teluk Meranti, satu dari Pulau Muda, satu dari Segamai, dan satu dari Aceh.

RER Estate Manager Edy Supraitno with newly selected Forest Protection Guards from local communities to work on RER concessions on Kampar Peninsula.

ESTATE MANAGER RER EDY SUPRAYITNO BERSAMA ANGGOTA TIM FOREST PROTECTION YANG BARU TERPILIH DARI UNSUR MASYARAKAT SETEMPAT YANG AKAN BEKERJA DI AREA KONSESI RER DI SEMENANJUNG KAMPAR.

Motivasi para kandidat yang melamar kerja di RER ialah untuk meningkatkan penghidupan mereka, mandiri dari segi keuangan, serta membantu orang tua mereka. Semua kandidat merasa senang karena RER secara spesifik membuka lapangan kerja bagi warga setempat yang ada di sekitar kawasan restorasinya.

“Kami dididik dengan keras bulan ini di Bagian Pencegahan Kebakaran RER. Pengalaman yang tidak terlupakan, karena kami mendapat banyak pelajaran selama pelatihan. Saya sangat bersyukur pada perusahaan yang telah membuka peluang bagi pemuda desa setempat. Semoga ini bisa menjadi awal yang baik bagi masa depan saya dan teman-teman saya,” ujar Roki Angga Saputra, salah satu kandidat dari desa Pulau Muda.

RER saat ini mempekerjakan 54 pegawai tetap dan 98 staf kontrak. Sekitar 87% staf berasal dari provinsi Riau, dengan sisanya berasal dari Sumatra dan Jawa, termasuk 1 pekerja asing (ekspatriat) dari Amerika. Dari 51 pegawai/staf yang bekerja di area RER yang ada di Pulau Padang, sebanyak 31 orang berasal dari Kepulauan Meranti dan Merbau.

Estate Manager RER Semenanjung Kampar, Edy Suprayitno merasa senang melihat begitu banyak anak muda yang penuh motivasi dan berkualifikasi tinggi yang ingin menjadi bagian dari tujuan RER dalam melindungi dan memulihkan keseimbangan ekosistem hutan gambut di Semenanjung Kampar.

“Tim Perlindungan Hutan yang direkrut akan berada di garis depan dalam pelaksanaan proyek restorasi ekosistem RER. RER berkomitmen untuk bekerja secara erat dengan masyarakat setempat untuk membangun rasa saling percaya, menyusun rencana bersama dan berkolaborasi dalam menjalankan program restorasi,” tambah Edy.

Berlangganan Berita Restorasi Kami