April 03, 2018

Hidupan Liar RER: Nepenthes rafflesiana | Tumbuhan Karnivora Kantong Semar

Mari kita berkenalan dengan Nepenthes rafflesiana, yang lebih dikenal dengan nama kantong semar raflesiana, suatu spesies tumbuhan kantong semar tropis yang dapat dijumpai di Brunei, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Tumbuhan ini asli berasal dari dataran rendah tropis, dengan sebaran yang cukup luas khususnya di Kalimantan, Sumatra, Kepulauan Riau, dan Semenanjung Malaya, termasuk Johor.

N.rafflesiana merupakan yang paling langka dari tiga spesies tumbuhan kantung semar yang dapat dijumpai di kawasan Restorasi Ekosistem Riau (RER). Akan tetapi jumlah tumbuhan ini di kawasan RER secara pasti masih belum diketahui.

NEPENTHES RAFFLESIANA, JUGA DIKENAL SEBAGAI KANTONG SEMAR RAFLESIANA

N.rafflesiana memiliki dua jenis kantung – kantung bawah dan kantung atas – yang digunakan untuk menangkap dan membunuh serangga untuk diambil sari patinya.

Tumbuhan karnivora ini memikat mangsanya untuk masuk ke dalam kantong dengan menggunakan nektar manis yang dihasilkan oleh peristoma (area lekuk dekat mulut kantong tumbuhan yang berumbai).

Begitu serangga masuk ke dalam kantong tumbuhan, ia tidak akan bisa memanjat dinding kantong yang licin, dan lantas tenggelam. Serangga itu kemudian akan dicerna perlahan dengan enzim yang ada di cairan dalam kantong semar.

Karena ukurannya, N.rafflesiana bahkan mampu menjebak satwa vertebrata berukuran kecil, seperti misalnya tikus dan kadal.

Tumbuhan kantong semar cukup berwarna-warni, kebanyakan dengan warna ungu, merah marun, hijau, atau bahkan celoreng putih, dengan batang yang tebal berdiameter 1cm, dan carang/sulur hijau yang panjangnya hingga 110 cm. Tumbuhan ini hidup merambat ke atas, mampu menjulur naik hingga ketinggian 15 m.

N.rafflesiana umumnya ditemukan di area terbuka dan berpasir dengan kelembapan tinggi, seperti misalnya hutan yang sehat, hutan rawa gambut, hutan tropis, dan tebing pantai. Tumbuhan ini tumbuh di ketinggian – mulai dari beberapa meter di atas permukaan laut hingga ketinggian 1.200 m dan bahkan 1.500 m.

N.rafflesiana saat ini masuk dalam daftar IUCN (International Union for Conservation of Nature) sebagai spesies yang tidak terlalu mengkhawatirkan atau Risiko Rendah (LC).

Akan tetapi tumbuhan ini kerap diperdagangkan sebagai tumbuhan eksotis dan masuk dalam daftar Appendix II dalam CITES (Convention on the International Trade of Endangered Species), suatu perjanjian internasional antarnegara yang mengatur perdagangan internasional spesies satwa dan tumbuhan liar.

Spesies yang masuk dalam daftar CITES II adalah spesies yang mungkin tidak terancam punah namun akan bisa menjadi punah kecuali apabila perdagangan atas spesies tersebut dikendalikan dengan ketat.

N.rafflesiana merupakan salah satu dari 152 spesies tumbuhan yang masuk dalam Laporan Keanekaragaman Hayati Semenanjung Kampar yang dipublikasikan oleh RER pada 2016.

 

Berlangganan Berita Restorasi Kami